Total Tayangan Halaman

Sabtu, 18 April 2015



Created on 28 October 2014 Category: Berita Islam Internasional Published Date Hits: 142
Print
palestinaRAMALLAH, Seorang pejabat senior Palestina pada Senin (27/10/2014) mengutuk keinginan pemerintah Israel untuk membangun sebanyak 2.000 rumah di beberapa permukiman terbesar di Tepi Barat Sungai Jordan.

Saeb Erekat, pemimpin Departemen Perundingan di Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengatakan kepada Xinhua pengumuman Israel dikeluarkan "untuk memperlihatkan bahwa Pemerintah Israel adalah pemerintah penjahat internasional".

Ia menuduh Pemerintah Israel berkeras untuk merusak pilihan penyelesaian dua negara dengan melanjutkan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan di Jerusalem.

"Perilaku semacam itu kembali menyampaikan keabsahan sikap Palestina untuk pergi ke Dewan Keamanan PBB guna menuntut jadwal bagi diakhirinya pendudukan Israel dan mendirikan Negara Palestina," kata Erekat, sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Ia menambahkan kegiatan permukiman yang berlangsung "kembali memperlihatkan perlunya untuk bergabung dengan kesepakatan dan lembaga internasional, terutama Mahkamah Anti-Kejahatan Internasional".

"Kegiatan permukiman di Jerusalem Timur dan di Tepi Barat adalah kejahatan perang yang harus dipertanyakan dan menuntut pertanggungjawaban dari mereka yang melakukan kejahatan ini," kata Erekat.

Pada Ahad malam (26/10/2014), Radio Israel melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat dengan Menteri Ekonominya Naftali Benet untuk membiayai proyek pembangunan 2.000 unit rumah di beberapa permukiman besar di Tepi Barat.(antaranews)

Ma'had Tibyan Lil Shibyan Panyeppen




Jumat, 28 Maret 2014

Cara Mudah Terbaru Download Video di Youtube Tanpa Software IDM,Keepvid

Cara download video di Youtube , Belakangan ini banyak yang terkenal dari sebuah website yang menampung video-video bernama Youtube. Banyak yang menjadi artis dadakan tiba-tiba terkenal hanya dalam waktu singkat melalui video yang diunggahnya ke situs Youtube.
cara download video di youtube
Nah mungkin anda suka salah satu video tersebut kebingungan kala ingin mendownloadnya, maka saya akan memberi tahu cara yang mudah download video di youtube tanpa perlu capek-capek menginstall software seperti Internet Download Manager.

Cara Mendownload Video di Youtube Terbaru

  • Silahkan anda masuk/buka youtube.com atau rapidshare,kemudian pilih video atau file yang anda inginkan untuk didownload.
  • Setelah anda menemukan Video yang cocok untuk didownload,kemudia copy address url video tersebut (tanpa http://).
link address youtube
  • Setelah anda copy link/url video tadi silahkan buka,Halaman Download Youtube atau (klik disini).Kemudian pastekan Url Videonya disana dan klik “Download Now”.
  • Kemudian anda pilih format video yang anda inginkan,misalnya 3Gp,MP4,Flv dll.Nanti secara otomatis akan terbuka panel download untuk menyimpan file anda.
Format File Video Youtube
Agar lebih paham lagi mungkin bisa menonton tutorial yang sudah saya siapkan berupa video.

Video Tutorial Cara Download di Youtube

Pencarian Terkait:

Download video,cara download video youtube,download video dari youtube,cara download video di youtube,cara mendownload video dari youtube,cara download video dari youtube,download video youtube tanpa software,download youtube,cara mendownload video di youtube,Cara mendownload video diyutube 6522  1855
 

Kamis, 20 Maret 2014

Pesan-pesan Nasionalis Ir. Soekarno


Mungkin kita pernah dengar nama Ir. Soekarno,,,


 Ir. Soekarno atau Bung Karno adalah presiden pertama di negeri kita tercinta ini,.. beliau adalah pemimpin yang handal, bijaksana, berwibawa tinggi dihadapan rakyat. Beliau adalah nasionalis yang berjuang untuk rakyat. 

Beliau juga seorang orator yang hebat , tegas dalam bicara, nyata dalam janji.. bahkan kata yang keluar dari mulut beliau menggegerkan Belanda, Inggris, dan Amerika yang  ingin menguasai Indonesia kembali.
Selain ditakuti penjajah, Ir Soekarno juga seorang motivator yang ulung seperti pada pidato pidato Ir. Soekarno kepada rakyatnya:

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”    dan    “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……”

Berikut ini adalah secuil kalimat kalimat yang diucapkan oleh Bung Karno:

“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)

“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)

“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)

“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)




“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno


 

“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)

“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)

“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)








“Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.”


Sudah seharusnya kita bangga,,,
Kita mempunyai pemimpin berkelas dunia, hingga sampai saat ini namanya masih diharumkan di belahan bumi manapun... Jika kita ingin maju maka sebaiknya kita menurut nasehat Bung Karno  
“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong”
“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.”

yel-yel Pramuka

Gerakan Pramuka Miftahul Ulum II Tambak Omben Sampang

Di Mana Sebenarnya Soekarno Lahir?|

 Jumat, 14 Maret 2014 14:15 


Di Mana Sebenarnya Soekarno Lahir?
Rumah Soekarno di Jalan Pandean, Surabaya.

Sekilas, rumah berukuran 6X14 meter di Jalan Pandean IV no. 48 Surabaya itu memang tidak istimewa. Ruang tamunya berbatasan langsung dengan gang yang tidak seberapa luas sekitar 3 meter. Tembok depannya bercat putih tampak kusam, di sisi lain rembesan air menciptakan bekas di plafon, berpadu dengan kusen pintu dan jendela yang berbeda warna.
Melangkah masuk ke dalam, rumah ini terdiri dari satu ruang tamu, satu ruang tengah untuk bersantai, dan dua kamar. Di belakang ada dapur yang terdapat juga sebuah tangga kayu untuk naik ke lantai dua yang hanya digunakan untuk menjemur pakaian. Namun, siapa sangka bangunan lama ini disebut-sebut sebagai tempat kelahiran Proklamator RI Soekarno, yang lahir pada 6 Juni 1901.
"Dari dulu, ya seperti ini. Setahu saya pemiliknya tidak berani mengubahnya atau merenovasi," ujar Ashari, 78 tahun, warga Jalan Pandean Surabaya. Lebih lanjut ia mengatakan, jika pengelolaan rumah tersebut saat ini di bawah naungan Pemkot Surabaya.
Rencananya, Pemkot akan menjadikan bangunan rumah tersebut sebagai museum sejarah atau tempat cagar budaya.
Ketidakjelasan masyarakat pada tempat lahir Soekarno dikarenakan usai dilahirkan, Soekarno tidak lama tinggal di Surabaya. Pada usia 2 tahun, Koesno mengikuti kepindahan orang tuanya ke Mojokerto, Tulungagung di dua kota ini Soekarno tinggal tidak lama, hingga kemudian pindah ke Blitar. Lalu beranjak dewasa ia mengenyam pendidikan di Surabaya.
Ashari juga mengisahkan cerita dari ibunya tentang kehidupan Soekarno di Pandean Surabaya. Saat itu, Soekarno setelah dibesarkan di Blitar melanjutkan pendidikan Hoogere Burger School (HBS) di Surabaya. Saat Soekarno tinggal di Pandean, kenang Ashari, rumah tetangga di depan rumahnya ditempati sebagai sekretariat Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI). KBI adalah organisasi pemuda di bawah Partai Nasional Indonesia (PNI), partai politik yang didirikan Soekarno. Berbagai aktivitas politik dilakukan di tempat itu.
Tinggal di Surabaya, Soekarno tidak memilih lama menetap di rumah pribadinya, ia memilih untuk kos di Jalan Peneleh gang VII Surabaya. Dari Pandean dan Peneleh itulah benih-benih pengetahuan politik seorang Soekarno mulai tumbuh. Soekarno berkenalan dengan Haji Oemar Said Tokroaminoto (HOS) Tjokroaminoto, bapak kos yang juga ketua Syarikat Islam (SI).
Tjokroaminoto memperkenalkan Soekarno dengan wacana-wacana kebangsaan dan semangat perlawanan kepada penjajah Belanda. Semaun, Moeso, Darsono dan Alimin yang juga menuntut ilmu di HBS menjadi teman diskusi. Hingga tahun 1926, Soekarno melanjutkan pendidikannya di sekolah teknis THS (Technische Hoogeschool atau sekolah Tekhnik Tinggi), cikal bakal Institut Teknologi Bandung-ITB dan lulus tahun 1926, serta berkiprah di dunia politik nasional.
Seperti semua orang ketahui lokasi kelahiran Putra Sang Fajar terdapat kesimpang siuran, selain di Mojokerto, Tulungagung, Surabaya ada juga sumber yang mengatakan Soekarno lahir di Blitar. Mengenai pendapat kelahirannya di Surabaya, memang sempat disebut dalam dua buku biografi Soekarno Penyambung Lidah Rakyat karangan Cindy Adam dan Putra Sang Fajar karangan Shohirin. Dalam dua buku tersebut menyebut Surabaya sebagai tempat kelahiran tokoh yang masa kecilnya dikenal dengan nama Koesno, dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.